JAKARTA - Bulan Ramadan selalu menjadi momen yang istimewa bagi banyak orang.
Selain menunaikan ibadah puasa, Ramadan identik dengan kebersamaan. Salah satu kegiatan yang paling dinanti adalah buka puasa bersama, yang akrab disebut “bukber”.
Kegiatan ini tidak hanya tentang berbagi hidangan saat adzan Magrib berkumandang, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara keluarga, sahabat, teman, hingga rekan kerja.
Agar acara buka puasa bersama berjalan lancar, persiapan yang matang sangat diperlukan. Salah satu aspek penting adalah undangan.
Undangan bukan sekadar formalitas, melainkan media untuk menyampaikan informasi penting terkait acara, mulai dari waktu, tempat, hingga konsep acara. Dengan undangan yang jelas, penerima dapat menyesuaikan jadwalnya dan hadir tepat waktu, sehingga acara menjadi lebih tertata dan menyenangkan.
Di era digital saat ini, WhatsApp menjadi media paling praktis untuk menyebarkan undangan bukber. Selain cepat dan mudah, WhatsApp memungkinkan undangan menjangkau banyak orang sekaligus.
Tidak perlu mencetak undangan fisik yang memakan waktu dan biaya. Dengan format digital, penerima undangan bisa langsung membaca, menandai, dan mengonfirmasi kehadiran melalui pesan singkat.
Undangan Buka Puasa Formal
Untuk acara yang bersifat resmi, undangan formal menjadi pilihan tepat. Contohnya:
Kepada Yth.
(Bapak/Ibu/Saudara/i Nama Penerima)
di Tempat
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Dalam rangka mempererat tali silaturahmi di bulan suci Ramadan, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam acara buka puasa bersama yang akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal: Minggu, 22 Februari 2026
Waktu: 17.00 WIB – Selesai
Tempat: Aula Pertemuan Graha Cipta, Jl. Merpati No. 45, Jakarta
Kami berharap kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i dapat mempererat ukhuwah dan membawa berkah bagi kita semua.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hormat kami,
(Nama Penyelenggara/Organisasi)
(Posisi, jika ada)
Undangan formal biasanya digunakan oleh organisasi, komunitas, atau perusahaan untuk menjaga kesan profesional sekaligus sopan. Format ini menekankan etika dan kejelasan informasi, sehingga penerima merasa dihargai.
Undangan Buka Puasa Non Formal (Santai)
Selain formal, undangan santai atau non formal juga banyak digunakan, khususnya untuk teman dekat dan lingkungan kasual. Contohnya:
Hai teman-teman!
Ramadan sudah datang lagi. Mumpung suasana penuh berkah, gimana kalau kita kumpul dan buka puasa bareng? Sekalian ngobrol santai dan melepas rindu.
Hari/Tanggal: Minggu, 2 Februari 2026
Waktu: 17.30 WIB sampai selesai
Tempat: Kedai Kopi Nusantara, Jl. Anggrek No. 10, Solo
Datang ya! Jangan cuma wacana. Bawa cerita seru dan tawa kalian biar suasana makin hangat. Tolong konfirmasi kehadiran paling lambat 25 Februari ke (Nama/No. HP).
Format ini lebih fleksibel, bahasa santai, dan cocok untuk teman-teman atau komunitas muda. Menekankan keseruan, kebersamaan, dan suasana hangat Ramadan.
Undangan Buka Puasa untuk Keluarga
Bagi keluarga besar, undangan bukber biasanya menekankan rasa kebersamaan dan kehangatan keluarga. Contoh:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dengan rahmat Allah SWT, kami mengundang segenap keluarga besar "Bani Ahmad" untuk hadir dalam acara buka bersama Ramadan:
Tanggal: …
Waktu: …
Tempat: …
Mari rayakan Ramadan penuh berkah dalam kebersamaan keluarga. Mohon konfirmasi kehadiran sebelum (Tanggal Konfirmasi) agar tempat tersedia dengan baik.
Jazakumullah Khairan,
(Nama Keluarga)
Undangan keluarga menekankan nilai kebersamaan, saling menjaga, dan berbagi kebahagiaan. Biasanya disertai bahasa hangat dan personal.
Undangan Buka Puasa untuk Rekan Kerja dan Kolega
Di lingkungan kerja, undangan buka puasa bersama bisa membantu mempererat hubungan profesional sekaligus membangun keakraban. Contoh:
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dengan penuh sukacita, kami dari (Nama Perusahaan/Departemen) mengundang rekan-rekan untuk hadir dalam acara buka puasa bersama:
Hari/Tanggal: …
Waktu: …
Tempat: …
Acara ini bertujuan meningkatkan kebersamaan, persaudaraan, dan apresiasi antaranggota tim. Mohon konfirmasi kehadiran melalui pesan pribadi.
Format undangan seperti ini menekankan profesionalisme, sambil tetap menjaga suasana santai dan hangat agar semua kolega merasa nyaman.
Undangan Buka Puasa Kreatif dan Singkat via WhatsApp
Selain formal dan santai, undangan kreatif juga diminati karena mudah dibagikan dan menarik perhatian. Contoh:
Gak Bukber, Gak Kalcer
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ramadan nggak lengkap rasanya kalau nggak kumpul bareng orang-orang seru. Yuk ikut buka puasa bersama!
Sabtu, 8 Februari 2026
Pukul 17.00 WIB – selesai
Cafe Senja, Jl. Kenangan No. 11, Surakarta
Rangkaian acaranya:
Menu buka puasa menggugah selera
Games santai + doorprize
Sholat berjamaah dan tausiyah ringan
Konfirmasi kehadiran paling lambat 5 Maret 2026.
Undangan kreatif ini menekankan keseruan, kekinian, dan interaksi sosial. Cocok untuk teman dekat, komunitas, atau kelompok muda.
Undangan untuk Komunitas, Tetangga, dan Sahabat Dekat
Selain itu, undangan bukber bisa juga dibuat untuk komunitas, tetangga sekitar rumah, atau sahabat dekat. Contohnya:
Undangan komunitas: menyertakan kegiatan tambahan seperti tausiyah singkat, doa bersama, dan ramah tamah.
Undangan tetangga: menekankan kebersamaan warga, suasana sederhana, namun hangat.
Undangan sahabat dekat: bahasa santai, personal, dan menekankan kebersamaan, nostalgia, dan keseruan.
Format undangan ini fleksibel dan bisa dikirim via WhatsApp sehingga memudahkan koordinasi dan konfirmasi kehadiran.
Manfaat Mengirim Undangan via WhatsApp
Menggunakan WhatsApp sebagai media undangan memiliki beberapa keuntungan:
Praktis dan cepat, tanpa perlu cetak fisik.
Bisa menjangkau banyak orang sekaligus.
Memudahkan penerima untuk langsung konfirmasi kehadiran.
Bisa dilengkapi gambar, poster, atau desain menarik agar lebih informatif dan kreatif.
Dengan platform ini, semua pihak bisa lebih mudah menyebarkan informasi, mengingatkan tamu, dan memastikan acara berjalan lancar.
Undangan buka puasa bersama menjadi elemen penting untuk keberhasilan acara Ramadan. Baik formal, santai, kreatif, maupun singkat, setiap undangan memiliki tujuan yang sama: memastikan tamu mendapat informasi lengkap, memudahkan koordinasi, dan menambah kehangatan dalam silaturahmi.
Menggunakan WhatsApp sebagai media penyebaran membuat proses lebih efisien, hemat waktu, dan praktis.
Dengan contoh-contoh undangan di atas, siapa pun bisa menyesuaikan format dengan kebutuhan, baik untuk keluarga, teman, rekan kerja, komunitas, maupun tetangga. Semoga Ramadan tahun ini lebih bermakna dan penuh kebersamaan.