JAKARTA - Menjelang musim mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengimbau calon penumpang memperhatikan aturan bagasi terbaru.
Aturan ini berlaku untuk semua barang yang diperbolehkan dibawa masuk ke kabin kereta api.Menjelang musim mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengingatkan seluruh calon penumpang untuk memperhatikan aturan terbaru terkait bagasi yang diperbolehkan masuk ke kabin kereta api.
Tujuan utama dari kebijakan ini adalah menjamin keselamatan perjalanan sekaligus kenyamanan semua penumpang selama menggunakan fasilitas rak bagasi yang tersedia di kereta.
Kebijakan ini diunggah melalui akun resmi Instagram @kai121_, yang menyebutkan bahwa setiap penumpang kini diperbolehkan membawa bagasi dengan berat maksimal 20 kilogram dan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm. Volume total bagasi yang diperbolehkan masuk ke kabin tanpa dikenakan biaya tambahan adalah 100 desimeter kubik (dm³).
Aturan baru ini menjadi penting karena pada masa angkutan Lebaran, jumlah penumpang meningkat drastis sehingga keteraturan bagasi dapat membantu mengurangi risiko cedera akibat tumpukan barang di kabin, serta membuat perjalanan lebih nyaman dan tertib.
Ketentuan Bagasi Melebihi Batas Maksimal
Bagi penumpang yang membawa koper atau barang dengan ukuran lebih dari 26 inci atau melebihi batas berat 20 kilogram, KAI tetap memperbolehkan bagasi tersebut dibawa. Namun, ketentuan volume maksimal menjadi 200 dm³ dan dimensi maksimum diperluas menjadi 70 cm x 48 cm x 60 cm.
Apabila penumpang membawa bagasi melebihi batas maksimal tersebut, beaya kelebihan bagasi akan dikenakan. Besaran tarif dihitung per kilogram sesuai kelas layanan penumpang, yaitu:
Kelas Eksekutif: Rp10.000 per kg
Kelas Bisnis: Rp6.000 per kg
Kelas Ekonomi: Rp2.000 per kg
Dengan penerapan tarif ini, KAI memastikan semua penumpang tetap dapat membawa barang tambahan tanpa mengganggu kenyamanan penumpang lain. Kebijakan ini juga menjadi pengingat agar penumpang mengatur ukuran koper dan berat barang sebelum melakukan perjalanan jauh.
Saran KAI untuk Penumpang dengan Bagasi Besar
KAI memberikan alternatif bagi penumpang yang membawa barang lebih besar dari ketentuan maksimal. Layanan yang disarankan adalah ekspedisi kereta api, yang memungkinkan penumpang mengirim barang terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan kendala saat perjalanan.
Langkah ini membantu penumpang agar tetap bepergian dengan nyaman, tanpa khawatir koper atau barang bawaan akan mempersulit penempatan di rak bagasi kabin. Selain itu, layanan ekspedisi kereta api juga membantu mengurangi kepadatan di stasiun keberangkatan, terutama pada periode puncak arus mudik Lebaran.
Dengan adanya opsi ekspedisi, KAI berharap penumpang dapat merencanakan perjalanan lebih efisien dan meminimalkan potensi masalah bagasi di kereta. Penumpang dapat memastikan barangnya sampai tujuan dengan aman, sementara tetap menikmati perjalanan dengan nyaman.
Tujuan dan Manfaat Aturan Bagasi
Kebijakan pembatasan bagasi ini memiliki beberapa manfaat utama bagi penumpang dan pengelola kereta:
Keselamatan perjalanan: Mengurangi risiko cedera akibat tumpukan barang di kabin.
Kenyamanan penumpang: Rak bagasi kabin tidak terlalu penuh sehingga setiap orang memiliki ruang untuk barang bawaan.
Pengelolaan logistik lebih efektif: Petugas kereta dapat lebih mudah memeriksa dan menata barang bawaan penumpang.
Efisiensi waktu boarding: Dengan bagasi yang sesuai ketentuan, proses masuk dan keluar kereta lebih cepat.
Heru Widodo, Direktur Utama ASDP, sebelumnya menekankan bahwa setiap kebijakan yang diterapkan selama musim mudik tidak hanya fokus pada efisiensi operasional, tetapi juga kesejahteraan dan keselamatan penumpang.
Penerapan aturan bagasi KAI menjelang Lebaran merupakan salah satu langkah nyata untuk mewujudkan hal tersebut.
Tips Persiapan Bagasi dan Perjalanan Mudik
Bagi penumpang KAI yang akan mudik Lebaran 2026, beberapa tips penting untuk memanfaatkan aturan bagasi terbaru:
Cek berat dan ukuran koper sebelum berangkat agar tidak terkena biaya tambahan.
Gunakan layanan ekspedisi jika membawa barang besar atau berat di atas batas ketentuan.
Pilih kelas layanan sesuai kebutuhan bagasi, karena tarif kelebihan bagasi berbeda per kelas.
Atur barang bawaan agar mudah diakses, terutama yang dibutuhkan selama perjalanan.
Pastikan tiket dan jadwal perjalanan telah dikonfirmasi agar perjalanan lebih lancar.
Dengan mematuhi aturan ini, calon pemudik dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan efisien.
KAI menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan bagasi bukan hanya demi keselamatan, tetapi juga mempermudah alur perjalanan semua penumpang di masa puncak mudik Lebaran.